Administrator 27 Januari 2020 666X

Sejarah Pekon Sukoharjo II

Sejarah Pekon Sukoharjo II

Pada tahun 1935 Lampung khususnya di wilayah Pringsewu masih hutan belantara, dan tahun 1938 ada program kolonisasi melalui politik balas budi, yaitu transmigrasi, irigasi, dan edukasi. Maka program transmigrasi lewat kolonisasi dikirimlah rombongan 20 orang dan magersari yang dipimpin oleh bapak Sukarjo dan Suharjo. Dan pengikutnya seperti : Mingandudin, Taniran, Sudadi, Surato, Suwandi dan Sapar PH, Imam Mustopa, Arifin, Sumardi dan Sukimo. Yang kesemuanya merupakan warga yang berasal dari pulau Jawa; baik Jawa Timur, Tengah maupun Jawa Barat dan masyarakat yang ada
sekarang ini merupakan keturunan pada era kolonialisasi. Nama Sukoharjo berasal dari tokoh pada saat itu yaitu Suharjo dan Sukarjo, orang yang membawa rombongan kolonisasi masuk ke wilayah utara sungai Way Sekampung yang sekarang dinamakan Sukoharjo 1938. Dan pada tanggal 23 Agustus 1938 itulah secara resmi berdirinya desa Sukoharjo yang pada saat itu wilayahnya meliputi Kec. Sukoharjo, Kec. Adiluwih dan Kecamatan Banyumas sekarang ini.

Sesuai dengan perkembangan era dimana perjuangan pada saat merintis dan membuka sebuah wilayah yang dahulu terjadi, kini sudah dapat terlihat sebuah wilayah yang merupakan hasil dari sebuah pemikiran, visi, misi pada saat itu, Jaman terus berubah, pembangunan terus bergerak dan menggeliat, kemajuan demi kemajuan terus dicapai oleh masyarakat sukoharjo, sehingga wilayah yang sedemikian luas akhirnya dipecah menjadi beberapa wilayah yang dikepalai oleh seorang Kepala Desa. Wilayah Kecamatan yang dahulu masih menjadi satu kini telah menjadi tiga wilayah Kecamatan, demikian juga dengan Sukoharjo telah terbagi menjadi Sukoharjo I. II, III, IV dan Sukoharjo III Barat.

Sukoharjo II demikian juga dengan wilayah yang lain terus berbenah dan berkembang, dan pada saat kini pun terus berbenah dan memperbahurui visi dan misi setiap periode waktu sesuai dengan perkembangan dan kemajuan ilmu.